🦔 Pencak Silat Tumbuh Berawal Dari Tradisi Suatu Masyarakat Tertentu

Pencaksilat adalah suatu seni bela diri tradisional yang berasal dari Kepulauan Nusantara (Indonesia). Seni bela diri ini secara luas dikenal di Indonesia, Malaysia, Brunei, dan Singapura, Filipina selatan, dan Thailand selatan sesuai dengan penyebaran berbagai suku bangsa Nusantara (Indonesia). - Pencak silat merupakan seni bela diri asli Indonesia. Tepat pada 12 Desember 2019, nama Indonesia terangkat ketika pencak silat ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda oleh The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization UNESCO.Terkait dengan asal-usul pencak silat, pernah berkesempatan mewawancarai Eddie Marzuki Nalapraya 88 pada satu hari setelah penetapan UNESCO tersebut. Eddie Marzuki Nalapraya merupakan mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 1984-1987 yang juga akrab disebut Bapak Pencak Silat Dunia. Menurutnya, tradisi yang juga menjadi cabang olahraga ini berasal dari dua daerah di Indonesia yaitu Minangkabau, Sumatra Barat, dan Cimande, Jawa Barat. "Jadi pencak silat itu berasal dari dua daerah di Indonesia, yaitu Minangkabau dan Cimande. Nah, dua daerah itu punya aliran berbeda-beda, yang Minangkabau itu mainannya kaki, kalau Cimande banyakan tangan," kata Eddie. Baca juga Pemerintah Indonesia Usahakan Pencak Silat Jadi Cabor Olimpiade Meski berasal dari Minangkabau dan Cimande, Eddie menyebut pencak silat terus mengalami perkembangan karena setiap daerah memiliki aliran masing-masing. Menurutnya, pencak silat sudah menyebar ke seluruh Nusantara sejak abad ketujuh dibuktikan dengan relief di Candi Borobudur. "Kalau pergi ke Magelang, coba main ke Candi Borobudur, itu ada relief soal pencak silat. Maka itu, kita menang di UNESCO," kata Eddie. "Jadi ketika dites dan waktu itu ada juga yang mengajukan seperti Malaysia, nah ternyata terbukti di Candi Borobudur. Itu gerakannya ada dua, satu lagi nangkap tangan, satu lagi nendang kaki," ujar Eddie menambahkan. Sejak pencak silat pertama kali ditemukan, berbagai perguruan kemudian terus menjamur di berbagai daerah di 1903, berdiri Perguruan Setia Hati PSH dan lalu disusul Perguruan Setia Hati Terate PSHT tahun 1922. Pada tahun yang sama dengan berdirinya PSHT, kedua aliran pencak silat yaitu Minangkabau dan Cimande lalu bersatu mendirikan Perhimpunan Pencak Silat Indonesia PPSI. Baca juga Lampung Tuan Rumah Turnamen Pencak Silat Piala Kemenpora Singkat cerita, Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia IPSI yang menyatukan seluruh pencak silat yang ada di Nusantara berdiri pada tahun 1973. Kepala Perpustakaan dan Museum Padepokan Pencak Silat Indonesia sekaligus guru pencak silat Cimande, Baworwulung 67, menyebut pada tahun 2019 terdapat setidaknya 550 perguruan pencak silat di seluruh Indonesia. "Di Jakarta saja hampir 300 perguruan kok, apalagi Putra Betawi, itu ada 60-an jumlahnya, bahkan yang muridnya cuman dua, itu tetap perguruan. Itu bahkan ada juga yang latihannya masih di tempat becek," kata Bawor. Bawor menambahkan, zaman kepemimpinan Eddie sebagai Ketua IPSI, perguruan-perguruan tersebut mulai dicatat untuk masuk keanggotaan. Hingga kini, terdapat 10 perguruan historis yang tercatat di IPSI yaitu Setia Hati, Setia Hati Terate, Perpi Harimurti, Perisai Diri, Perisai Putih, Tapak Suci, Putra Betawi, KPS Nusantara, Phasadja Mataram, dan PPSI. Setahun sebelum ditetapkan UNESCO, pencak silat ramai dibicarakan di Indonesia tepatnya ketika gelaran Asian Games 2018. Saat itu, kontingen Indonesia berhasil meraih 14 medali emas dan satu perunggu dari 16 kelas cabor pencak silat yang dipertandingakan. Indonesia hanya gagal meraih emas dari nomor Kelas F 70-75 kg putra dan Kelas J 90-95 kg putra yang didapatkan oleh kontingen Vietnam. Artikel ini telah tayang di dengan judul "Asal Usul Pencak Silat di Indonesia", Penulis Nicholas Ryan Aditya; Editor Ni Luh Made Pertiwi F. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Pencaksilat tumbuh berawal dari tradisi suatu masyarakat tertentu. Pernyataan tersebut terlahir dari pencak silat sebagai seni 22. Tujuan paling utama dari pendidikan pencak silat adalah pembentukan sikap yang positif dan sportivitas 23. Berikut adalah sikap positif yang harus dipupuk dalam pencak silat, kecuali tergesa-gesa 24.
- Pencak silat merupakan seni bela diri tradisional yang berasal dari Indonesia. Pencak silat sendiri sudah dikenal sampai ke luar Indonesia, yakni di Malaysia, Brunei, Singapura, Filipina, dan Thailand. Biasanya, di setiap daerah di Indonesia memiliki aliran pencak silatnya masing-masing. Seperti di Jawa Barat misalnya, yang terkenal dengan aliran Cimande dan 13 Desember 2019, UNESCO sudah menetapkan pencak silat sebagai Warisan Budaya Tak Benda Dunia. Sejarah pencak silat di Indonesia Ada dari zaman nenek moyang Apabila dilihat sejarahnya, pencak silat telah ada dari zaman nenek moyang dan diturunkan dari generasi ke generasi. Pada zaman dulu, kemampuan bela diri ini diperlukan untuk mempertahankan kehidupan atau kelompok dari tantangan itu, mereka menciptakan gerakan bela diri sederhana dengan menirukan gerakan binatang di sekitarnya. Baca juga Pencak Silat, Seni Bela Diri Warisan Dunia Gerakan itu kemudian berkembang seiring dengan keterampilan suku-suku Indonesia dalam menggunakan parang, perisai, dan tombak. Pada masa Kerajaan Sriwijaya, seni bela diri asli Indonesia ini diperkirakan telah dikuasai oleh seluruh penduduk Nusantara. Pada zaman kerajaan, kemampuan bela diri yang tinggi memang sangat diperlukan dalam mempertahankan kekuasaan atau wilayah supaya tidak ditaklukkan kerajaan lain.
\n\n pencak silat tumbuh berawal dari tradisi suatu masyarakat tertentu
Question10. SURVEY. 30 seconds. Report an issue. Q. Pencak silat ditinjau dari sudut seni harus mempunyai keselarasan dan keseimbangan antara wirama, wirasa, wiraga, atau keserasian irama, penyajian tehnik,dan penghayatan. Termasuk fungsi pencak silat dibidang, pengaruh lempar tangkap bola basket pada saat bounce pass adalah… a. bola dilempar dengan pantulan b. bola dibanting c. bola dipukul d. bola diputar-putar 2. Efek pengaruh head pass adalah… a. tidak terlalu tinggi b. selalu tinggi c. rendah d. selalu rendah3 3. Hasil tolakan peluru dari seorang peserta dinyatakan gagal, jika .... a. pluru diletakkan di muka dada atau belakang kepala b. dipanggil oleh petugas langsung datang c. melempar dengan benar d. peluru tidak keluar sektor lingkaran e. peserta gagal melempar selama 2 kali 4. Olahraga permainan yang didasari ketangkasan menyerang dan membela diri, baik dengan atau tanpa senjata disebut .... a. berkelahi d. bersilat lidah b. silat e. ketangkasan c. bersilat 5. Pencak silat tumbuh berawal dari tradisi suatu masyarakat tertentu. Pernyataan tersebut terlahir dari pencak silat sebagai .... a. seni d. bekelahi b. olah raga e. mental spiritual c. beladiri 6. Tujuan paling utama dari pendidikan pencak silat adalah .... a. pembentukan kepribadian ganda b. pembentukan sikap ego yang tinggi c. kekuatan dan kemenangan dalam perkelahian d. pembentukan sikap yang positif dan sportivitas yang tinggi serta memiliki iman dan takwa kepada Tuhan Yang Mahakuasa e. merobohkan lawan dalam waktu singkat 7. Berikut ini adalah sikap positif yang harus dipupuk dalam pencak silat, kecuali .... a. sederhana d. lapang dada b. tergesa-gesa e. tenggang rasa c. sopan 8. Berikut ini adalah sikap positif yang harus dipupuk dalam pencak silat, kecuali .... a. sederhana d. lapang dada b. tergesa-gesa e. tenggang rasa c. sopan 9. 9. Posisi berdiri yang kuat, istilah dalam pencak silat adalah… a. a. Kuda-kuda b. c. tegak d. diangkat satu 10. Kelas A pada kategori dewasa, memiliki berat badan…. – 70 kg c. 45 – 50 kgb. – 55 kg d. D. 35 – 45 kg 4. 11. Kelas A pada kategori remaja berat badan … a. a. 39 – 42 kg b. b. 42 – 45 kg c c. 45 – 48 kg d. d. 48 – 51 kg 5. 12. Di bawah ini adalah perlengkapan pencak silat, kecuali… a. a. Pakaian hitam b. b. Sabuk putih c. c. Body protector d. d. Matras 13. berikut adalah gaya dalam renang, kecuali.. a. gaya dada b. gaya perut c. gaya punggung d. gaya kupu-kupu tolakan peluru dari seorang peserta dinyatakan gagal, jika .... a. pluru diletakkan di muka dada atau belakang kepala b. dipanggil oleh petugas langsung datang c. melempar dengan benar d. peluru tidak keluar sektor lingkaran e. peserta gagal melempar selama 2 kali 15. Lempar lembing menirukan gerakan .... a. petani yang sedang mencangkul b. pembajak sawah c. nelayan yang melempar jaring d. pemburu yang melempar tombak e. pelompat kangkang 16. Efek pengaruh lempar bola basket pada saat chest pass adalah…. a. arah bola di kepala c. bola memantul b. bola dibanting d. bola diputar-putar 2. Efek pengaruh head pass adalah… a. tidak terlalu tinggi b. selalu tinggi c. rendah d. selalu rendah alat pengukur atau ujung pita meteran pada saat setelah ditempatkannya bendera sebagai pertanda tempat jatuhnya cakram merupakan tugas dari juri .... a. 1 d. 4 b. 2 e. 5 c. 3 18. Olahraga permainan yang didasari ketangkasan menyerang dan membela diri, baik dengan atau tanpa senjata disebut .... a. berkelahi d. bersilat lidah b. silat e. ketangkasan c. bersilat 19. Pencak silat tumbuh berawal dari tradisi suatu masyarakat tertentu. Pernyataan tersebut terlahir dari pencak silat sebagai .... a. seni d. bekelahi b. olah raga e. mental spiritual c. beladiri 20. Tujuan paling utama dari pendidikan pencak silat adalah .... a. pembentukan kepribadian ganda b. pembentukan sikap ego yang tinggi c. kekuatan dan kemenangan dalam perkelahian d. pembentukan sikap yang positif dan sportivitas yang tinggi serta memiliki iman dan takwa kepada Tuhan Yang Mahakuasa e. merobohkan lawan dalam waktu singkat 21,Hal-hal yang harus dihindari dalam perlombaan tolak peluru adalah .... a. pelihara kaki kiri selalu rendah b. bagian atas badan harus selalu rileks sedang bagian bawah selalu bergerak c. usahakan gerakan yang cepat dan menjangkau jauh dari kaki kanan d. usahakan lengan kiri dalam posisi tertutup e. pelihara kaki kanan selalu rendah 22. Hasil tolakan peluru dari seorang peserta dinyatakan gagal, jika .... a. pluru diletakkan di muka dada atau belakang kepala b. dipanggil oleh petugas langsung datang c. melempar dengan benar d. peluru tidak keluar sektor lingkaran e. peserta gagal melempar selama 2 kali 23 Lempar lembing menirukan gerakan .... a. petani yang sedang mencangkul b. pembajak sawah c. nelayan yang melempar jaring d. pemburu yang melempar tombak e. pelompat kangkang 24. Hal-hal yang harus diutamakan dalam perlombaan lempar cakram adalah .... a. berputar di tempat b. pembajak sawah c. nelayan yang melempar jaring d. pemburu yang melempar tombak e. pelompat kangkang 25. Pencak silat tumbuh berawal dari tradisi suatu masyarakat tertentu. Pernyataan tersebut terlahir dari pencak silat sebagai .... a. seni d. bekelahi b. olah raga e. mental spiritual c. beladiri
pencak silat tumbuh berawal dari tradisi suatu masyarakat tertentu
Berikutnya apabila tanpa itu semua maka suatu tradisi dapat punah dan hilang. Masyarakat pada tempat tertentu dan zaman tertentu. Pencak silat tumbuh berawal dari tradisi suatu masyarakat tertentu. Pada dasarnya kesenian pencak silat berawal dari beladiri pada awal. Tradisi pencak silat berawal dari sumatera barat dan jawa barat dan.
December 10, 2022 Post a Comment Pencak silat tumbuh berawal dari tradisi suatu masyarakat tertentu. Pernyataan tersebut terlahir dari pencak silat sebagai …. A. seni B. olahraga C. bela diri D. berkelahi E. mental spiritualPembahasanPencak silat tumbuh berawal dari tradisi suatu masyarakat tertentu. Pernyataan tersebut terlahir dari pencak silat sebagai A-Jangan lupa komentar & sarannyaEmail nanangnurulhidayat terus OK! 😁
\n \n pencak silat tumbuh berawal dari tradisi suatu masyarakat tertentu
Pencaksilat sebagai bagian dari kebudayaan bangsa Indonesia berkembang sejalan dengan sejarah masyarakat Indonesia. Dengan aneka ragam situasi geografis dan etnologis serta perkembangan zaman yang dialami oleh bangsa Indonesia, Pencak Silat dibentuk oleh situasi dan kondisinya. Pencak silat merupakan seni bela diri tradisional yang berasal dari Indonesia. Sejarah pencak silat berawal sejak abad ke-7 Masehi. Ketika ilmu bela diri ini mulai menyebar di nusantara. Meski begitu asal muasal pencak silat sendiri masih belum ditentukan dengan pasti. Disadur dari dalam wawancara dengan Eddie Marzuki Nalapraya, disebutkan pencak silat berasal dari dua daerah berbeda di Indonesia. Tradisi seni bela diri yang sekaligus menjadi cabang olahraga ini berkembang dari Minangkabau, Sumatera Barat serta Cimande, Jawa Barat. Dalam penjelasannya, Eddie yang juga mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 1984-1987 sekaligus Bapak Pencak Silat Dunia mengungkap kedua daerah tersebut memberikan ciri khusus pada aliran pencak silat. Teknik dasar pencak silat dari Minangkabau berfokus pada kaki. Sedangkan untuk pencak silat dari Cimande, Jawa Barat justru berfokus pada teknik permainan tangan. Untuk membahas lebih mendalam mengenai sejarah singkat pencak silat, perlu lebih dulu mengulik mengenai asal usul seni bela diri ini. Dari sini akan bisa sedikit banyak memahami mengenai cabang olahraga sekaligus tradisi yang sudah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda dari The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization atau UNESCO. Asal Muasal Olahraga Pencak Silat Pengertian pencak silat adalah seni bela diri tradisional yang berasal dari kepulauan Nusantara. Seni bela diri ini disebarkan berbagai suku bangsa di Indonesia. Sampai tersebar ke negara lain seperti Thailand, Malaysia, Brunei, Singapura, sampai Filipina Selatan. Sejarah pencak silat dipercaya berasal dari nenek moyang bangsa Indonesia yang memiliki teknik dan cara perlindungan diri. Kala itu tentu saja teknik perlindungan diri ini sangat penting untuk bertahan di kerasnya alam. Cara perlindungan diri yang dilakukan para nenek moyang inipun dipercaya terinspirasi dari hewan buas yang ada di alam sekitar. Misalnya elang, harimau, dan juga kera. Sehingga tidak mengherankan bila saat ini beberapa teknik dasar pencak silat mirip dengan gerakan serang ala hewan-hewan tersebut. Pendapat lain menyebut ilmu bela diri ini berkembang dari keterampilan suku asli Indonesia untuk berburu. Ketrampilan perang mereka menggunakan perisai, parang, dan tombak juga menjadi asal muasal pencak silat. Pencak silat diperkirakan mulai menyebar di pulau-pulau nusantara mulai abad ke-7 masehi. Walau sampai saat ini, belum bisa dipastikan kapan waktu penyebaran dan terciptanya pencak silat Penyebaran silat ke berbagai pulau di nusantara ditunjukkan dengan para pendekar di kerajaan-kerajaan besar. Majapahit dan Sriwijaya merupakan dua kerajaan besar yang diketahui memiliki pendekar ahli ilmu bela diri. Donald F. Draeger, seorang peneliti menyebut artefak senjata berasal dari masa Hindu-Budha, dan juga relief posisi kuda-kuda silat yang ada di candi Borobudur dan Prambanan menjadi bukti adanya bela diri pencak silat pada zaman tersebut. Sheikh Shamsuddin memiliki pendapat lain. Ia menyebut terdapat pengaruh ilmu bela diri yang berasal dari India dan Cina dalam pencak silat. Pendapat ini didasari atas besarnya pengaruh kebudayaan yang dibawa perantau serta pedagang dari Cina, India, dan negara lain atas budaya Melayu. Tidak terkecuali pada pencak silat. Sejarah Penyebaran Pencak Silat Perjalanan sejarah pencak silat sama sekali tidak singkat. Sebaliknya, pencak silat rupanya bukan hanya ditemukan di nusantara saja. Kemampuan bela diri ini justru sudah tidak asing di berbagai negara rumpun Melayu. Meski dengan nama-nama berbeda. Di Malaysia dan Singapura, pencak silat dikenal justru dengan nama alirannya. Seni bela diri ini disebut dengan cekak dan gayong. Sedangkan di Thailand, pencak silat disebut dengan bersilat. Pasilat juga menjadi nama untuk pencak silat di Filipina selatan. Berdasarkan dari nama dasar “silat” yang digunakan di berbagai negara untuk seni bela diri ini, diduga pencak silat menyebar dari Sumatera. Baru ke berbagai negara lain di Asia Tenggara. Penyebaran pencak silat dilakukan secara turun temurun. Tradisi ini menyebar secara lisan, diajarkan melalui guru ke murid. Inilah mengapa sejarah pencak silat sulit ditemukan secara tertulis. Sejarah singkat pencak silat justru diceritakan melalui berbagai legenda. Dari daerah ke daerah dengan cerita berbeda-beda. Sehingga pencak silat menyebar dalam berbagai versi. Menurut legenda dari Minangkabau, silat yang dalam bahasa Minangkabau disebut silek diciptakan Datuk Suri Diraja dari Pariangan. Silek tercipta pada abad ke-11 di Tanah Datar di kaki Gunung Marapi. Silek lantas dikembangkan para perantau Minang hingga menyebar ke Asia Tenggara. Penyebaran pencak silat juga melalui cerita rakyat. Terutama para tokoh yang disebutkan sebagai pendekar dengan kemampuan silat. Sebut saja cerita rakyat mengenai silat aliran Cimande. Dalam cerita ini dikisahkan ada perempuan mencontoh gerakan dari pertarungan monyet dan harimau. Sedangkan tokoh yang pernah disebutkan sebagai pendekar persilatan antara lain Prabu Siliwangi, sebagai tokoh silat Sunda Pajajaran. Ada juga Hang Tuah panglima Malaka, Si Pitung dari Betawi, sampai Gajah Mada mahapatih Majapahit. Pencak Silat di Era Kemerdekaan Indonesia Sejarah dan asal muasal pencak silat di Indonesia juga berujung ke era kemerdekaan. Sebelumnya, pencak silat pernah diajarkan sebagai bagian dari latihan spiritual. Tepatnya pada abad ke-14, saat pencak silat diajarkan bersama dengan pelajaran agama di pesantren atau surau. Selain itu di beberapa suku saat itu, pencak silat juga lebih condong kepada seni dan buaya. Ini ditunjukan dengan implementasi silat pada upacara adat. Kesenian tari ketika itu juga banyak terinspirasi dengan gerakan-gerakan silat. Pengertian pencak silat mulai bergeser di era penjajahan. Silat yang awalnya seni tari dan bagian dari budaya digunakan sebagai ilmu bela diri untuk membela negara. Penggunaan pencak silat untuk menghadapi penjajah asing juga diceritakan sebagai bagian dari kemerdekaan Indonesia. Dalam sejarah perjuangan saat melawan penjajah Belanda, sederet pendekar silat tercatat turut serta. Ada Panembahan Senopati, Pangeran Diponegoro, Sultan Agung, Teuku Cik Di Tiro, Teuku Umar dan Imam Bonjol. Selain itu juga terdapat para pendekar wanita yang turut serta dalam perjuangan. Cut Nyak Dhien, Sabai Nan Aluih, dan Cut Nyak Meutia disebutkan sebagai pejuang yang juga pendekar silat wanita. Olahraga Pencak Silat di Indonesia Pencak silat sudah diakui UNESCO sebagai warisan budaya tak benda pada 12 Desember 2019. Menurut Eddie, UNESCO mengakui pencak silat sebagai warisan budaya tak benda dari Indonesia berkat adanya relief di Candi Borobudur. Indonesia sendiri berupaya terus menjaga serta melestarikan budaya seni bela diri pencak silat. Salah satunya dengan mendirikan organisasi bersifat nasional. Organisasi ini diharapkan akan semakin mengembangkan pencak silat di Indonesia. Sekaligus mengikat aliran-aliran berbeda dari bela diri pencak silat dalam wadah yang sama. Ikatan Pencak Silat Indonesia IPSI didirikan 18 Mei 1948. IPSI sampai saat ini tercatat sebagai organisasi pencak silat nasional tertua di dunia. Eddie, yang sebelumnya juga menjabat ketua IPSI mendirikan Persatuan Pencak Silat Antarbangsa Persilat pada 11 Maret 1980. Persilat didirikan Indonesia bersama Singapura, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Olahraga pencak silat berkembang dengan cukup pesat di Indonesia. Bawor Wulung, guru pencak silat Cimande dan juga Kepala Perpustakaan dan Museum Padepokan Pencak Silat Indonesia menyebut ada setidaknya 550 perguruan sampai tahun 2019. Bawor Wulung mengungkap bahwa di Jakarta saja setidaknya ada 300 perguruan pencak silat. Terutama Putra Betawi yang berjumlah sekitar 60-an. Di era kepemimpinan Eddie di IPSI, perguruan pencak silat ini didata sebagai bagian dari keanggotaan. Sampai saat ini, perkembangan pencak silat di Indonesia tidak terlepas dari perguruan-perguruan yang ada. Terdapat setidaknya 10 perguruan pencak silat legendaris yang sudah tercatat dalam IPSI, seperti Setia Hati Terate Setia Hati Perpi Harimurti Perisai Putih Perisai Diri Putra Betawi Tapak Suci KPS Nusantara PPSI Phasadja Mataram Aspek Utama Pencak Silat Sebagai cabang olahraga, seni bela diri, sekaligus juga tradisi dan budaya, pencak silat memiliki 4 aspek utama. Aspek ini memberikan pengaruh pada asal muasal sampai ketika mempelajari pencak silat. 1. Aspek Mental Spiritual Pencak silat akan mengembangkan dan membangun karakter sampai kepribadian seseorang. Ketika belajar pencak silat, terutama pada jaman dulu, pendekar serta maha guru harus melewati tahapan spiritual. Seperti tapa, semedi, dan latihan lain untuk mencapai aspek kebatinan tingkat tertinggi. Ini juga yang menjadikan pendekar dalam perkembangan silat merupakan sosok berilmu tinggi. Mereka yang sudah mencapai tingkatan ilmu mental dan spiritual. 2. Aspek Seni Budaya Budaya dalam seni pencak silat merupakan aspek penting. “Pencak” sendiri secara umum merupakan bentuk seni tarian. Menggunakan musik serta busana tradisional. Aspek seni budaya dalam pencak silat berperan dalam penyebarannya di suku-suku nusantara. Seperti kesenian tari Randai dengan gerakan silek yang kerap ditampilkan di acara dan perhelatan adat Minangkabau. Pencak silat dalam seni budaya juga memiliki asal muasal dan perkembangan tersendiri. Terbukti dengan banyaknya digunakan silat dalam elemen budaya di Indonesia. 3. Aspek Bela Diri “Silat” menekankan kepada kemampuan teknis bela diri. Untuk itu latihan fisik dibarengi dengan ketekunan juga menjadi aspek penting dalam pencak silat. Ketekunan dalam latihan menjadi bagian krusial untuk menguasai ilmu bela diri yang ada di pencak silat. Teknik dasar pencak silat juga menekankan pada aspek bela diri. Terutama bila menilik dari asal muasal pencak silat yang diduga digunakan untuk teknik serta cara perlindungan diri. Aspek satu ini memang tidak terpisahkan dari pencak silat. 4. Aspek Olah Raga Seperti juga pada aspek bela diri, olah raga menekankan penggunaan fisik pada pencak silat. Pesilat dikhususkan mampu menyeimbangkan antara olah tubuh dengan pikiran. Untuk aspek ini sendiri, kompetisi merupakan bagian penting. Pencak silat dengan aspek olahraga meliputi pada pertandingan. Serta demonstrasi jurus dan teknik dasar pencak silat. Baik itu untuk regu, ganda, maupun tunggal. Pencak silat memiliki catatan sejarah dan asal muasal panjang. Dimulai sejak nenek moyang berabad-abad silam sampai menjadi bagian dari perjuangan kemerdekaan Indonesia. Perkembangan pencak silat di Indonesia, baik itu sebagai olahraga, seni budaya, dan juga tradisi pun terus dipertahankan. Terutama setelah pencak silat dinobatkan sebagai warisan budaya Indonesia dari UNESCO. Mempelajari mengenai asal muasal dan sejarah pencak silat diharapkan selain memberi informasi. Juga menumbuhkan cinta kepada seni bela diri tradisional Indonesia ini. Mencintai pencak silat sebagai bagian dari sejarah Indonesia. Baca Juga 5 Manfaat Berolahraga Basket Untuk Anak Bagaimana Asal Muasal Pencak Silat? Pengertian pencak silat adalah seni bela diri tradisional yang berasal dari kepulauan Nusantara. Seni bela diri ini disebarkan berbagai suku bangsa di Indonesia. Sampai tersebar ke negara lain seperti Thailand, Malaysia, Brunei, Singapura, sampai Filipina Selatan. Sejarah pencak silat dipercaya berasal dari nenek moyang bangsa Indonesia yang memiliki teknik dan cara perlindungan diri. Kala itu tentu saja teknik perlindungan diri ini sangat penting untuk bertahan di kerasnya alam. Cara perlindungan diri yang dilakukan para nenek moyang inipun dipercaya terinspirasi dari hewan buas yang ada di alam sekitar. Misalnya elang, harimau, dan juga kera. Sehingga tidak mengherankan bila saat ini beberapa teknik dasar pencak silat mirip dengan gerakan serang ala hewan-hewan tersebut. Pendapat lain menyebut ilmu bela diri ini berkembang dari keterampilan suku asli Indonesia untuk berburu. Ketrampilan perang mereka menggunakan perisai, parang, dan tombak juga menjadi asal muasal pencak silat. Pencak silat diperkirakan mulai menyebar di pulau-pulau nusantara mulai abad ke-7 masehi. Walau sampai saat ini, belum bisa dipastikan kapan waktu penyebaran dan terciptanya pencak silat. Penyebaran silat ke berbagai pulau di nusantara ditunjukkan dengan para pendekar di kerajaan-kerajaan besar. Majapahit dan Sriwijaya merupakan dua kerajaan besar yang diketahui memiliki pendekar ahli ilmu bela diri. Donald F. Draeger, seorang peneliti menyebut artefak senjata berasal dari masa Hindu-Budha, dan juga relief posisi kuda-kuda silat yang ada di candi Borobudur dan Prambanan menjadi bukti adanya bela diri pencak silat pada zaman tersebut. Sheikh Shamsuddin memiliki pendapat lain. Ia menyebut terdapat pengaruh ilmu bela diri yang berasal dari India dan Cina dalam pencak silat. Pendapat ini didasari atas besarnya pengaruh kebudayaan yang dibawa perantau serta pedagang dari Cina, India, dan negara lain atas budaya Melayu. Tidak terkecuali pada pencak silat. Bagaimana Sejarah Penyebaran Pencak Silat? Bagaimana Olahraga Pencak Silat di Indonesia? Pencak silat sudah diakui UNESCO sebagai warisan budaya tak benda pada 12 Desember 2019. Menurut Eddie, UNESCO mengakui pencak silat sebagai warisan budaya tak benda dari Indonesia berkat adanya relief di Candi Borobudur. Indonesia sendiri berupaya terus menjaga serta melestarikan budaya seni bela diri pencak silat. Salah satunya dengan mendirikan organisasi bersifat nasional. Organisasi ini diharapkan akan semakin mengembangkan pencak silat di Indonesia. Sekaligus mengikat aliran-aliran berbeda dari bela diri pencak silat dalam wadah yang sama. Ikatan Pencak Silat Indonesia IPSI didirikan 18 Mei 1948. IPSI sampai saat ini tercatat sebagai organisasi pencak silat nasional tertua di dunia. Eddie, yang sebelumnya juga menjabat ketua IPSI mendirikan Persatuan Pencak Silat Antarbangsa Persilat pada 11 Maret 1980. Persilat didirikan Indonesia bersama Singapura, Malaysia, dan Brunei Darussalam. Olahraga pencak silat berkembang dengan cukup pesat di Indonesia. Bawor Wulung, guru pencak silat Cimande dan juga Kepala Perpustakaan dan Museum Padepokan Pencak Silat Indonesia menyebut ada setidaknya 550 perguruan sampai tahun 2019. Bawor Wulung mengungkap bahwa di Jakarta saja setidaknya ada 300 perguruan pencak silat. Terutama Putra Betawi yang berjumlah sekitar 60-an. Di era kepemimpinan Eddie di IPSI, perguruan pencak silat ini didata sebagai bagian dari keanggotaan. Visited 2,867 times, 1 visits today .